Enam Tempat yang Wajib Dikunjungi di Kediri

Kediri merupakan kota terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Malang dan Surabaya. Kawasan itu terbelah sungai Brantas sepanjang 7 KM dari selatan ke utara sehingga menjadi salah satu ikon kota. Di sisi lain, terdapat juga beberapa hal menarik lainnya dari Kediri yang bisa ditempuh melalui kereta ini.
1. Kampung Inggris Pare
Harus lebih cermat ke daerah ini karena mayoritas masyarakatnya menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Bahkan ketika anda sedang jajan di warung sekalipun. Fasihnya bahasa Inggris penduduk di sana karena banyaknya lembaga kursus bahasa Inggris. Maka dari itu kawasan di Pare ini dinamakan Kampung Inggris.

Peserta pun bukan hanya masyarakat Kediri saja, banyak juga dari kota-kota lain di Indonesia. Peserta luar kota di sana tidak perlu khawatir untuk tinggal karena banyak kosan untuk para peserta khurus dalam berbagai waktu. Di sana juga banyak tempat nongkrong seperti warung, minimarke, kafe dan lainnya.  

2. Gunung Kelud
Gunung berapi ini masih aktif dan letusan terakhir terjadi pada 2014 lalu. Di sisi lain, Gunung Kelud menawarkan objek wisata melalui pesona pemandangan hutan yang menyelimuti pegungungan. Salah satu pemandangan lainnya yang menarik adalah kubah larva besar yagn dikelilingi perbukitan hijau.

Melalui gunung yang masih aktif ini juga pengunjung bisa menikmati wahana sumber air panas. Selain itu, ada pula flying fox dan kendaraan ATV. Pemandangan dan wahana-wahana itulah yang membuat gunung berapi ini tidak terlalu berkesan menakutkan sehingga ramai pada akhir pekan.

3. Monumen Simpang Lima Gumul

Jika jalan-jalan pada malam hari di Kediri, sewajibnya harus mengunjungi Monumen Simpang Lima Gunul di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Bangunan ini merupakan salah satu ikon Kabupaten Kediri yang menyerupai Arc de Trimphe di Paris Prancis.

Monumen itu mulai dibangun pada 2003 hingga 2008 yang konon karena terinspirasi dari Raja Jongko Jojoboyo di Kerajaan Kediri pada abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di Kediri. Di sekitaran monumen ini juga menjadi pusat ekonomi dan perdagangan di Kabupaten Kediri sehingga lebih maju.


4. Masjid Agung Kediri


Di alun-alun kota, terdapat Masjid Agung Kediri yang gampang ditemukan. Bangunan bertingkat tiga ini sangat megah dengan menara setinggi 49 meter dan air mancur. Semakin kokoh dengan hammparan marmer bewarna abu-abu dan bermozaik seperti berada di Roma.

Masjid Agung Kediri memiliki 15 pintu  dan 12 pintu bantu. Para pengunjung yang membawa kendaraan tidak perlu khawatir karena fasilitas parirknya luas. Meskipun luas dan besar, para pengunjung juga mudah menuju tempat beribadah karena melintasi lorong yang memanjang.

5. Gereja Puhsarang




Di Kediri terdapat gereja di dataran tinggi yang menyejukan. Letaknya di lereng Gunung Wilis pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut sehingga udara cukup sejuk. Gereja Puhsarang merupakan tempat beribadah yang bercondong kepada Katolik Roma. Didirikan oleh Jan Wolters dengan bantuan arsitek ternama pada 1936, Henri Maclaine Pont.

Di sekitaran sana juga terdapat Gua Maria Puhsarang yang merupakan tempat ziarah umat Katolik. Di sana terdapat patung Maria dan mausoleum Pieta dan columbarium untuk menenang para pastur yang disemayamkan di sana. Gua itu juga terinsipirasi dari Gua Maria Loudres yang ada di Prancis.


6. Kelenteng Tjoe Hwie Kiong


Satu lagi bangunan indah Kediri merupakan kota terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Malang dan Surabaya. Kawasan itu terbelah sungai Brantas sepanjang 7 KM dari selatan ke utara sehingga menjadi salah satu ikon kota. Di sisi lain, terdapat juga beberapa hal menarik lainnya dari Kediri yang bisa ditempuh melalui kereta ini.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top